Pendidikan dimasa pandemi Ibarat Mobil Kempes Rodanya yang dipaksa untuk tetap jalan sampai tujuan dengan selamat. Maka harus ekstra hati hati dalam memilih jalan harus pandai pandai mensiasati agar kempesnya tidak semakin parah. Karena bila tidak hati hati dan pandai mensiasati bisa bisa mobil mogok tidak bisa jalan dan tidak mungkin bisa sampai tujuan.
Sama dengan dunia pendidikan di masa pandemi dituntut untuk tetap jalan tetap tercapai tujuan walaupun tidak diperkenankan tatap muka. Maka system daring atau pembelajaran jarak jauhpun salah satu altrnatif cara yang harus dilakukan, karena belum terbiasa dan belum familiar dengan yang namanya Pembelajaran Jarak Jauh tentunya banyak kendala yang harus dihadapi baik kendala personal user (Orangnya baik murid mapun guru) maupun kendala sarana prasarana atau fasilitasnya. Murid kendalanya belum mahir dengan aplikasi pendidikan berbasis android yang ada juga terkendala perangkat androidnya yang tidak suport bahkan belum punya atau masih nebeng dengan orang tua sedangkan Guru mungkin juga baru mengenal aplikasi aplikasi pembelajaran berbasis aplikasi android sehingga masih harus belajar dan mempelajarinya terlebih dahulu juga problem yang lainya seperti signal seluler yang tidak suport karena jauh dari tower pemancar
Dimasa pandemi perkantoran negeri maupun swasta menerapkan System WFH – WFO (Work From Home – Office ) dengan penjadwalan sesauai dengan intruksi pemerintah sesuai dengan keadaan status kedaruratannya misalnya daerah yang dinyatakan level 4 maka harus WFH 100% yang level 3 WFH 75% dan WFO 25 % level 2 WFH 50% dan WFO 50% dan lain sebagainya. Maka model WFH WFO itu sekolah atau instansi harus punya system kontroling yang aman dari penularan covid canggih dan professional
System konttrol yang dimaksud salah satunya adalah presensi baik yang WFH maupun yang WFO di SMAN 1 Plupuh selama pandemi covid 19 telah diluncurkan presensi berbasis android untuk semua tenaga pendidik dan kependidikan. Baik presensi saat WFH maupun WFO bila sedang WFH harus melakukan presensi pada fitur atau menu WFH yang telah tersedia di aplikasi begitu pula disaat WFO juga harus melakukan presensi ditempat kerja sesuai dengan aturan aturan yang telah di tetapkan
Tiga fitur unggulan dalam presensi berbasis android yang ada di SMAN 1 Plupuh adalah Lock Location, Lock Face, Lock Device. Adapun penjelasan dari masing masing fitur adalah sebagai berikut
LOCK LOCATION artinya presensi hanya bisa dilakukan pada tempat kerja dengan pengaturan radius 50 Meter dari titik koordinat. Jadi semua tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan saat WFO presensi masuk dan pulang harus dilakukan di sekolah pada area yang telah ditetapkan sehingga dengan system ini mau tidak mau semuanya akan hadir disekolah dengan tepat waktu. Karena bila saat jadwal WFO presensi yang dilakukan diluar area sekolah maka presensi tidak akan bisa masuk dan terdeteksi TAM (Tidak absen Masuk) atau TAP (Tidak Absen Pulang)
Lock Face adalah sebuah fitur yang mengunci wajah user/pegawai artinya presensi hanya bisa dilakukan bila saat scan wajah / swafoto terdeteksi foto pegawai yang bersangkutan penguncian dilakukan saat pertama kali melakukan presensi dengan rekam wajah. Sehingga kemungkinan presensi dilakukan oleh orang lain tidak akan bisa dilakukan
Lock Device adalah sebuah fitur yang mengunci satu hape untuk satu pegawai jadi aplikasi presensi yang telah terintal di perangkat android kemudian melakukan login dengan username dan password yang telah diberikan oleh tim IT tidak akan bisa melakukan login lagi di perangkat lain dengan username dan password yang sama. Nah bila terjadi kerusakan pada perangkat androidnya maka prosedurnya penggantian perangkat harus melakukan pengajuan perangkat baru dengan menunjukkan seri lama dan seri baru perangkat android yang dipakai.
Bagi yang WFH dan Ijin saat WFO karena ada halangan tidak bisa masuk pegawai harus melakukan pengajuan melalui aplikasi yang ada dengan menunjukkan bukti fisik seperti surat dokter dan lainnya bagi yang ijin. Bila pengajuan itu di acc oleh approvel atasan maka status A akan menjadi Ijin atau Sakit dan lainnya sesuai dengan pengajuan pegawi yang bersangkutan. Sedangkan laporan presensi masing masing user bisa langsung melihat melalui menu rekap dan bagi admin bisa mendownload dari total pegawai yang ada sebagai laporan ke atasan
Semoga dengan adanya presensi berbasis android ini bisa meningkatkan kinerja pegawai dan menaikkan trust masyarakat terhadap SMAN 1 Plupuh yang endingnya SMAN 1 Plupuh menjadi sekolah harapan masyarakat di wilayah kecamatan Plupuh dan sekitarnya











